Sejarah

Damian School

Global Integrated Entrepreneurship School

Pada tanggal 14 Februari 2007, di bawah Yayasan Parama Saguna, dimulailah pelayanan pendidikan sebuah tempat belajar dengan nama Pondok Anak Pintar , yang kemudian dengan pertimbangan keselarasan karena menggunakan bahasa pengantar 80% Bahasa Inggris, maka namanya mengalami perubahan menjadi Smart Kids Hut , yang memiliki jenjang Preschool - (Pra Sekolah) dan Kindergarten (Taman Kanak-Kanak). Dalam perjalanannya, kebutuhan akan jenjang yang lebih tinggi mendukung untuk diadakannya Sekolah Dasar. Pada awal pendirian sekolah dasar, Yayasan merencanakan juga untuk melanjutkan jenjang pendidikan sampai ke jenjang Sekolah Menengah Pertama. Oleh sebab itu, Yayasan merasa perlu untuk mengganti nama Smart Kids Hut, dengan pertimbangan nama tersebut kurang cocok untuk digunakan sebagai nama sekolah sampai di jenjang Sekolah Menengah Pertama. Diputuskan nama sekolah menjadi DAMIAN SCHOOL. Nama ini diambil dari nama seorang santo dari gereja Katolik yang lengkapnya adalah Santo Damian de Veusteur. Beliau seorang yang sangat teguh dalam melayani. Motto beliau adalah ‘sekarang giliranku’. Motto ini membawa beliau untuk melakukan yang terbaik untuk apa yang saat itu menjadi fokus pelayanannya. Yayasan berharap semua yang tergabung di Damian School mempunyai semangat totalitas dalam apa yang dilakukan.

Komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik dalam sarana dan prasarana, mendorong pihak yayasan untuk bekerja sama dengan pihak PT. Belaputera Intiland (Kota Baru Parahyangan). Pada tanggal 8 Agustus 2011, ditandatangani perjanjian kerja sama penyediaan lahan oleh pihak PT.Belaputera Intiland. Peletakan batu pertama oleh Ketua Yayasan Parama Saguna Bapak David Antonius Daliman dan Direktur Utama PT. Belaputera Intiland – Bapak Sanusi Tanawi dilakukan pada tanggal 16 Desember 2011. Sejak 2012-2013, seluruh jenjang bergabung di gedung baru di jalan Gurugantangan Kav. 1 Blok A – Kota Baru Parahyangan.

Tahun Ajaran 2016-2017 mulai dibuka jenjang Junior High School (SMP), dengan mengkolaborasikan standar nasional pemerintah (KTSP 2006) dan Cambridge Curriculum untuk mata pelajaran Math (Matematika), Combine Science (IPA Terpadu) dan English (Bahasa Inggris). Menimbang materi pembelajaran di SMP yang padat dan lebih mendalam, maka mulai tahun ajaran 2017-2018 diputuskan untuk mengikuti standar pemerintah secara penuh guna mempersiapkan siswa menghadapi Ujian Nasional.

Damian School

Kepala Sekolah

Rehulina Sembiring, A.Md
Kepala Kelompok Bermain
Yunita Kristian Manulang, S.Pd.
Kepala Taman Kanak-Kanak
Ika Melania, S.T.
Kepala Sekolah Dasar
Connieta Theotirta, S.T.
Kepala Sekolah Menengah Atas